Page 4 - index
P. 4

[ Penelitian Sosial ]

            4. Cara Berfikir Seorang Peneliti


            Cara berpikir seorang peneliti adalah sebagai berikut :



                                                       a)  Berpikir  skeptis.  Artinya,  peneliti  harus  selalu
                                                           menanyakan  bukti  atau  fakta  yang  dapat
                                                           mendukung  suatu  pertanyaan.  Ia  tidak  boleh
                                                           percaya begitu saja pada sesuatu tanpa adanya
                                                           penjelasan atau bukti-bukti masuk akal.
                                                       b)  Berpikir  analitis.  Artinya  peneliti  harus  selalu
                                                           menganalisis setiap pertanyaan atau persoalan
                                                           yang dihadapi.
                                                       c)  Berpikir  kritis.  Artinya,  peneliti  harus  selalu
                                                           mendasarkan  pikiran  dan  pendapatnya  pada
                                                           logika  serta  menimbang  berbagai  hal  secara
                                                           objektif berdasarkan data dan analisis akal sehat.

                                                       d)  Jujur.  Artinya,  seorang  peneliti  menggunakan,
                                                           mengalisa dan memaparkan data apa adanya,
                                                           tidak melakukan manipulasi data.
                                                       e)  Terbuka.  Artinya  seorang  peneliti  bersedia
                 penjaskesmanlembahguman .blogspot.co.id   memberikan bukti penelitian dan siap menerima
                                                           pendapat pihak lain tentang hasil penelitianya.



            Cara berpikir seperti ini disebut cara berpikir ilmiah (reflective thinking), cara berpikir yang
            dilandasi  pengujian  yang  sistematis.  Di  dalamnya,  ada  abstraksi  yang  lebih  tinggi  dan
            pengertian-pengertian yang lebih kompleks yang menjalin kaitan-kaitan yang luas. Disertai
            pula  dengan  pembuktian  data  secara  faktual,  pengecekan,  dan  verifikasi  yang  berulang-
            ulang.

            5. Sikap Seorang Peneliti

              a)  Objektif      Seorang peneliti harus dapat memisahkan perasaan pribadi dan fakta.

                                Untuk menghasilkan penelitian yang baik seorang peneliti harus bekerja
                                sesuai dengan data yang diperoleh di lapangan dantidak memasukan
                                peresaan pribadi yang sifatnya subjektif.
              b)  Kompeten  Seorang         peneliti   yang     baik    memiliki    kemampuan        untuk

                                menyelenggarakan penelitian dengan mengunakan metode dan teknik
                                penelitian tertentu.
              c)  Faktual       Seorang peneliti harus bekerja berdasarkan fakta yang diperoleh.
   1   2   3   4   5   6   7   8   9